Tugas Para Malaikat

Tugas Para Malaikat

Setiap malaikat memiliki kedudukan tertentu. "Tidak satu pun di antara kami (malaikat) melainkan masing-masing memiliki kedudukan tertentu." (QS. 37/Ash-Shoffat: 164). Dan Allah mengutus para malaikat dengan benar. "Kami tidak menurunkan malaikat melainkan dengan kebenaran (untuk membawa azab), dan ketika itu mereka tidak diberi penangguhan." (QS. 15/Al-Hijr: 8) Jadi Kalau malaikat datang, kehadirannnya bukan untuk memenuhi keinginan manusia, melainkan membawa azab karena kedurhakaan mereka.

Apa sajakah tugas para malaikat? Berikut kami uraikan beberapa tugas para malaikat, menurut Al-Qur'an, antara lain:

1. mencegah manusia berbuat maksiat. "Demi (rombongan malaikat) yang berbaris bersof-sof, demi (rombongan) yang mencegah secara sungguh-sungguh, demi (rombongan) yang membacakan peringatan, sungguh Tuhanmu benar-benar Esa." (QS. 37 / Ash-Shoffat: 1-4)
Ayat tersebut menjelaskan tentang malaikat yang bertugas mencegah manusia dari perbuatan maksiat, dan membacakan wahyu Allah kepada para rosul.

2. membawa kebaikan, dan menyebarkan rahmat dari Allah SWT. "Demi (malaikat-malaikat) yang diutus membawa kebaikan, dan (malaikat-malaikat) yang terbang dengan kencangnya, dan (malaikat-malaikat) yang menyebarkan (rahmat Allah) seluas-luasnya." (QS. 77/ Al-Mursalat: 1-3)

3. menyampaikan wahyu kepada nabi dan rosul. "Dan sungguh, (Al-Qur'an) ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan seluruh alam, yang dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril) ke dalam hatimu (Muhammad) agar engkau termasuk orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas." (QS. 26/ Asy-Syuaro': 192-195) "Sungguh (Al-Qur'an) itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), yang memiliki kekuatan, memiliki kedudukan tinggi di sisi (Allah) yang memiliki 'Arsy. (QS. 82/Al-Takwir: 19-20)

4. memperkuat para nabi dan kaum muslimin. "Dan Kami beri Isa putra Maryam beberapa mukjizat dan Kami perkuat dia dengan Ruhulkudus" (QS. 2/Al-Baqoroh: 253) Yang dimaksud Ruhulkudus, menurut jumhur mufassirin (kesepakatan ahli tafsir) ialah malaikat Jibril as.

5. mendatangkan azab bagi umat yang zalim dan mengingkari ayat-ayat Allah SWT. "Maka bagaimana (keadaan mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka, memukul wajah dan punggung mereka?" (QS. 47/Muhammad: 27)

6. memintakan ampun bagi orang beriman. "Hampir saja langit itu pecah dari bagian atasnya (karena kebesaran Allah) dan para malaikat bertasbih memuji Tuhannya dan memohonkan ampunan bagi orang yang ada di bumi. Ingatlahsesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. 42/Asy-Syuaro: 5) Tetapi hak Allah SWT sepenuhnya, untuk menolak atau mengabulkan doa malaikat. "Dan berapa banyak malaikat di langit, syafaat (pertolongan) mereka sedikit pun tidak berguna, kecuali jika Allah telah mengizinkan (dan hanya) bagi siapa yang Dia kehendaki dan Dia ridhoi." (QS. 53/ An-Najm: 26)

7. mengawasi dan mencatat segala perbuatan manusia. "(Ingatlah) ketika dua (malaikat) mencatat (perbuatannya), yang satu duduk di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri. Tidak ada satu kata yang diucapkannya, melainkan ada di sisinya malaikat pengawas yang selalu siap (mencatat)." (QS. 50/ Qof: 17-18)

8. penggiring dan saksi bagi manusia di akhirat kelak. "Setiap orang akan datang bersama (malaikat) penggiring dan (malaikat) saksi." (QS. 50/Qof: 21)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Contoh Dakwah Islam - Artikel Populer